UNITAMA – STOP KEKERASAN SEKSUAL, Kekerasan seksual adalah setiap perbuatan merendahkan, menghina, melecehkan, dan/atau menyerang tubuh, dan/atau fungsi reproduksi seseorang, karena ketimpangan relasi kuasa dan/atau gender, yang berakibat atau dapat berakibat penderitaan psikis dan/atau fisik termasuk yang mengganggu kesehatan reproduksi seseorang dan hilang kesempatan melaksanakan pendidikan tinggi dengan aman dan optimal.

Dalam rangka melaksanakan Permendikbudristek Nomor 30 Tahun 2021, Universitas Teknologi Akba Makassar (UNITAMA) turut serta untuk membentuk Panitia Seleksi (pansel) tingkat Universitas. Setelah melalui serangkaian seleksi yang dilakukan secara daring di portal ppks:  https://portalppks.kemdikbud.go.id , 8 orang kandidat panitia seleksi (pansel) yang terdiri dari dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa, maka terpilihlah 5 orang sebagai Panitia Seleksi yang akan membantu Rektor dalam pembentukan Satuan Tugas. Pansel terpilih terdiri dari 1 orang dosen, 1 orang tenaga kependidikan dan 3 orang mahasiswa dengan komposisi 3 perempuan dan 2 orang laki-laki

Pada hari Senin,13 Mei 2024 lalu, UNITAMA mengadakan acara Uji Publik Calon Anggota Panitia Seleksi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS). Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kampus UNITAMA dan dihadiri oleh para calon anggota pansel, para Panelis, serta mahasiswa lainnya. Calon panitia seleksi ini nantinya bertugas untuk memilih para anggota satuan tugas sesuai dengan arahan dari Permendikbudriset no 30 tahun 2021 mengenai Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di kampus.

Acara dibuka dengan sambutan dari Rektor UNITAMA Ibu Asnimar, S.Kom.,M.Kom yang menyatakan bahwa proses Uji Publik calon anggota pansel ini merupakan tonggak sejarah di UNITAMA. Melalui proses Uji Publik ini diharapkan nantinya akan memulai proses terbentuknya Satgas PPKS di lingkungan Kampus UNITAMA dan mendukung terciptanya lingkungan UNITAMA yang aman dan bebas dari kekerasan seksual. Satgas PPKS nantinya akan menjalankan fungsi tidak hanya bertindak saat sudah adanya kejadian, namun juga melakukan kegiatan preventif sesuai dengan namanya yaitu Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual.

Kegiatan ini diikuti oleh 5 orang calon anggota Panitia Seleksi yang sudah lulus mengikuti pelatihan dari modul pencegahan dan penanganan kekerasan seksual melalui laman belajar dikti cerdasberkarakter.com. Seluruh calon anggota pansel ini terdiri dari unsur Pendidik/Dosen, Tenaga Kependidikan, dan Mahasiswa. Pada kegiatan uji publik ini para calon anggota Pansel memaparkan pandangannya terkait dengan isu kekerasan seksual dalam berbagai sudut pandang. Kegiatan ini dihadiri pula oleh para panelis yang berasal dari internal kampus UNITAMA. Para panelis ini memberikan masukan kepada para calon anggota pansel terkait isu kekerasan seksual dan pembentukan satgas yang nantinya akan menjadi tugas dari para pansel terpilih. Panelis beranggotakan Ibu Asnimar,S.Kom.,M.Kom selaku Rektor UNITAMA yang akan melakukan pendampingan terhadap korban kekerasan seksual, Bapak Dr.Erwin Gatot.,S.Kom.,M.Kom selaku Ketua Senat UNITAMA, dan juga Ibu Dr.Markani,S.Kom.,M.Pd selaku Wakil Rektor I Bidang Akademik.

Berbagai masukan dan pengetahuan baru terkait dengan isu kekerasan seksual didapat melalui kegiatan Uji Publik calon anggota pansel ini. Kegiatan ini diharapkan menjadi tonggak awal dari UNITAMA dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi para civitas akademik untuk berkegiatan dan menjadikan lingkungan kampus UNITAMA yang bebas dari kekerasan seksual.