UNITAMA NEWS -Universitas Teknologi Akba Makassar (UNITAMA) menetapkan 7 orang tim Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS). Tim ini terdiri dari perwakilan dari elemen dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. “Satuan Tugas PPKS di perguruan tinggi ini sebagai garda depan perwujudan kampus yang merdeka dari kekerasan”.

Guna mendukung Satgas PPKS agar dapat lebih mengoptimalkan peran dan tanggung jawabnya, Kemendikbudristek dalam hal ini Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) mengadakan kegiatan peningkatan kapasitas Satgas PPKS. Tujuannya adalah untuk menguatkan pengetahuan dan pelaksanaan tugas Satgas PPKS terkait pencegahan dan penanganan kekerasan seksual.

β€œSebagaimana kita tahu, pencegahan dan penanganan kekerasan seksual merupakan tanggung jawab kita bersama. Mari bergotong-royong, bersama membangun komitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan. Usai kegiatan ini, kami tentu berharap Satgas PPKS bukan hanya memperoleh pengetahuan yang lebih mendalam terkait pencegahan dan penanganan kekerasan seksual tetapi juga dapat memetakan kebutuhan dan kerja sama pihak-pihak terkait.

Berdasarkan SK Rektor, Satgas PPKS UNITAMA yang terpilih diantaranya Dr.Listia Utami,S.Pd.,M.pd, Harman Akbar Tullah,S.Kom, Irawati, Febronia, Nursyafika, Asrul Dzani dan Andi Sulfaeni. Yang merupakan Tenaga Pendidik/Dosen, Tenaga Kependidikan dan Mahasiswa tentunya.

Ketua Satgas PPKS UNITAMA Dr.Listia Utami mengatakan, pembentukan Satgas PPKS ini telah melewati proses seleksi dengan persyaratan yang telah ditetapkan oleh peraturan yang ada. Tim ini dibentuk oleh Panitia Seleksi (PANSEL) pembentukan tim satgas PPKS.

Semoga dengan terbentuknya Satgas PPKS ini beserta seluruh civitas akademika untuk bisa bekerja sama menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan penghargaan setiap martabat individu. Diharapkan akan mampu menciptakan perubahan nyata dan suasana akademik yang nyaman serta terhindar dari kekerasan seksual dilingkungan kampus Universitas Teknologi Akba Makassar (UNITAMA).